More

    Liburan ke Selayar Bisa Beli Tiket dan Booking Hotel di Traveloka Saja

    Bicara soal liburan, Sulawesi mungkin merupakan salah satu destinasi favorit dan tetap masih menjadi salah satu destinasi impian walaupun sudah beberapa kali berkunjung ke sana. Masalahnya, pulaunya luas dan dari utara ke selatan itu tidak bisa cukup dijelajah dalam waktu satu atau dua minggu atau sekali kunjungan saja.

    Kunjungan saya pertama kali ke Pulau Sulawesi itu ke Gorontalo dan Pohuwato, dimana saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu kampung Suku Bajau di Torosiaje dan Pantai Marisa. Kemudian di kali kedua, saya berkesempatan untuk mengunjungi beberapa wilayah di Sulawesi Selatan mulai dari Toraja sampai ke Takabonerate.

    Namun perjalanan 9 hari di kunjungan kedua yang rasanya cukup lama itu pada kenyataannya tetap tidak cukup untuk menjelajah semua area yang harus dikunjungi di wilayah Sulawesi Selatan. Salah satu yang tidak sempat kami jelajahi adalah Pulau Selayar.

    Kabupaten Selayar atau seringnya disebut dengan Selayar saja ini lokasinya kalau dilihat di peta, merupakan satu kumpulan pulau terpisah yang berada di sebelah selatannya pulau utama Sulawesi. Cakupannya dari Pulau Selayar itu sendiri sampai beberapa pulau di bagian selatannya Taman Nasional Taka Bonerate. Pulau Selayar sendiri juga merupakan pintu masuk ke Taman Nasional Taka Bonerate.

    Saat itu, saya dan rombongan teman-teman cuma sempat transit semalam di Pulau Selayar sebelum akhirnya kita balik menyeberang ke Bira dengan kapal cepat dan melanjutkan perjalanan kami ke Toraja. Walaupun perjalanan ke Takabonerate itu masih harus ditempuh melalui jalan laut yang lumayan panjang dari Pulau Selayar, tapi sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.

    Kenapa Memilih Selayar Sebagai Destinasi Impian?

    #1 Keindahan Bawah Laut

    Alasan awalnya sederhana. Sudah beberapa kali saya berencana untuk kembali ke Selayar. Namun setiap kali juga batal karena mendadak ada kerjaan yang tidak bisa ditinggal. Kata orang-orang, yang namanya impian itu tidak mudah dicapai. Oleh karena itu, saya rasa sangat tepat kalau Selayar akhirnya saya kategorikan sebagai destinasi impian saya.

    Selain itu, setelah balik dari liburan ke Sulawesi Selatan waktu itu, baru saya tahu begitu indah dunia bawah laut di sekitar Pulau Selayar, belum lagi keindahan bawah laut dari Takabonerate yang saat itu saya hanya sempat fokus snorkeling dan bukan diving.

    Good things do not come easy.

    #2 Akses yang sudah Memadai

    Alasan kedua adalah karena aksesnya yang sudah boleh dibilang baik karena bisa ditempuh lewat darat dari Makassar. Walaupun Selayar boleh dibilang jauh di ujung Pulau Sulawesi, namun akses menuju ke sana masih terbilang mudah dibandingkan dengan banyak tempat-tempat indah lainnya di Indonesia yang aksesnya masih jauh lebih sulit.

    Dulu waktu saya pertama kali ke Selayar, ada tersedia penerbangan dari Makassar ke Selayar langsung. Cuma sepertinya tidak tersedia lagi untuk sementara waktu. Yang pasti, bila ingin berkunjung ke Selayar, semua kebutuhan perjalanan bisa dengan mudah dipesan melalui Online Travel Agent (OTA).

    Platform OTA kesukaan saya sejauh ini adalah Traveloka. Selain karena fiturnya yang lumayan lengkap untuk pencarian tiket, baik single destination maupun multi-destination, juga seringkali ada promo-promo menarik yang diberikan. Yah, diskon sedikit di sini, sedikit di sana, lumayan uangnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lainnya selama perjalanan.

    Sebagai tambahan informasi juga, selain tiket pesawat, kita juga bisa pesan tiket untuk moda transportasi lainnya seperti tiket kereta api, bus, sewa mobil, bahkan JR Pass Jepang, di Traveloka lho!

    Selain melakukan pemesanan tiket pesawat, tidak jarang pula saya melakukan pemesanan akomodasi lewat Traveloka hotel. Karena terkadang ada penyedia penginapan atau hotel yang tidak ada di daftar OTA lain dan cuma ada di Traveloka. Jadinya memperbanyak opsi pilihan akomodasi di destinasi yang mau kita kunjungi.

    • • •

    Seperti baru-baru ini ketika saya sedang merencanakan liburan ke Sabang untuk akhir bulan depan. Rencana saya dan teman-teman mau menyediakan waktu dua hari untuk menikmati wisata laut di sana dan dua hari lagi untuk menikmati wisata di darat termasuk ke titik paling ujung Indonesia, Titik 0 KM.

    Rencana perjalanan sehari-hari sudah ada, tinggal cari akomodasi selama 5 hari 4 malam di sana. Setelah dipikir-pikir, akan lebih baik bagi kita untuk mencari akomodasi dekat Pantai Iboih supaya kita bisa jalan kaki saja ke dive centre yang akan membawa saya dan teman saya untuk pergi diving dan snorkeling. Dan juga titik keberangkatan bila ingin mengunjungi Pulau Rubiah itu juga ternyata ada di sepanjang Pantai Iboih.

    Seperti yang biasa saya lakukan, saya mencoba cari di dua platform favorit saya. Pertama, di platform yang memang khusus untuk penyedia akomodasi saja, dan yang kedua di Traveloka. Betapa bahagianya saya ketika menemukan satu pilihan akomodasi yang sesuai dengan keinginan dan budget kami, dan itu cuma ada di Traveloka!

    Akomodasinya tidak fancy, namun mendapatkan ulasan yang bagus dan tergolong tinggi untuk secara keseluruhan. Bonusnya lagi, kalau kita buka pintu kamar, pemandangannya laut! Mantap!

    Selain itu, berdasarkan Google Map, lokasinya juga sangat dekat dengan dive centre yang kami mau tuju. Cukup dengan 1-2 menit jalan kaki saja tepatnya. Dan juga lokasinya cukup strategis karena di sepanjang jalan dimana penginapan itu berada terdapat banyak banyak warung maupun rumah makan. Jadi semakin pasti kalau memang akomodasi ini pilihan yang tepat. Perfect!

    • • •

    Nah, balik lagi ke soal liburan impian saya ke Selayar. Sama halnya dengan ketika merencanakan perjalanan ke Sabang tersebut. Walaupun belum tahu kapan akan berangkat ke sana sih – yah, namanya juga impian ya, tapi saya juga sudah mulai melihat-lihat akomodasi yang tersedia di Selayar tersebut.

    Waktu pertama kali ke Selayar, saya ingat kalau kita menginap di salah satu penginapan sederhana yang lokasinya tidak jauh dari pelabuhan kapal cepat menuju Bira. Karena memang waktu itu kita benar-benar hanya sekedar transit beberapa jam saja untuk melepas lelah sepulangnya dari Takabonerate. Jadi jarak akomodasi ke pelabuhan yang kami utamakan waktu itu.

    Namun, kalau saya berkesempatan untuk kembali lagi ke Selayar, saya akan menyediakan waktu paling tidak seminggu untuk menelusuri dunia bawah laut di sekitar Pulau Selayar itu sendiri dan juga kembali ke Taman Nasional Takabonerate.

    #3 Akomodasi yang Bikin Penasaran

    Dan juga karena ini merupakan liburan impian saya, maka selama menginap di Pulau Selayar, saya akan memilih untuk menginap di Sunari Beach Resort. Saya melihat resort ini akan menjadi tempat yang sangat nyaman untuk bersantai dan menghabiskan waktu bersama dengan #temanhidup saya (yang masih menjadi misteri) ataupun teman-teman diving dan seperjalanan saya lainnya setelah selesai menyelam dan berkeliling sepanjang hari.

    Tempatnya yang memiliki akses langsung ke pantai tentunya juga menjadi nilai tambah. Menurut saya, resort ini cocok juga untuk liburan keluarga karena selain memiliki area pantai, juga halaman yang sangat luas. Bisa saya bayangkan bersantai-santai di tepi pantai sambil menikmati buah kelapa dan mendengar suara ombak. Belum lagi kalau bisa sambil melihat sunset atau sunrise dari pantai ini, pasti warna langitnya akan sangat indah.

    Dengan semua pengalaman yang ada di bayangan saya ini, saya yakin perjalanan saya ke Pulau Selayar ini akan menjadi lebih lengkap. Inilah alasan lainnya lagi kenapa saya ingin berkunjung ke Selayar.

    • • •

    Cerita Tambahan Tentang Arti Sebuah Perjalanan

    Pastinya kalau punya waktu lebih panjang dan dana lebih, ingin juga bisa sekalian jelajah dunia bawah laut di Tanjung Bira yang katanya sangat cantik itu. Tapi jadi manusia jangan terlalu maruk. Satu-satu! Jadi, saat ini saya mau fokus ke Selayar dulu aja. Haha … Lagipula, seiring bertambah usia alias dewasa (ada yang menyebutnya tua), dan juga semakin sering kita jalan-jalan melihat dunia, tanpa disadari bahwa semua pengalaman itu akan mengubah pola pikir kita terhadap arti dari sebuah perjalanan.

    Ada saatnya kita menyadari bahawa perjalanan tidaklah melulu soal clear the bucketlist atau punya travel wishlist. Dan juga tidaklah melulu soal hunting foto-foto bagus atau istilahnya sekarang foto-foto yang instagrammable yang dibagikan di berbagai macam kanal media sosial yang ada. Akan tetapi, yang juga tidak kalah pentingnya selain semua itu adalah mengenai pengalaman jalan-jalan bersama #temanhidup kita, mengumpulkan memori-memori yang tidak terlupakan dengan orang-orang yang kita sayangi.

    Waktu akan terus bergulir, namun memori indah tidak akan terhapuskan oleh waktu. Kalau kita tidak mengumpulkannya sekarang, masihkah ada cerita-cerita bersama yang tersisa yang bisa dibagikan ke keluarga atau orang-orang yang kita sayangi nantinya?

    Jadi, kira-kira destinasi impian kalian apa nih? Apakah sudah direncanakan? Yang pasti mau liburan ke mana, ingat selain booking tiket, bisa booking hotel di Traveloka juga!

    “Yuk ‘#LihatDuniaLagi dan bikin #StaycationJadi’ dengan Traveloka! Langsung meluncur ke Traveloka lewat link ini:  https://trv.lk/kompetisi-lihatdunialagi-bloggerperempuan

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    peekholidays- 36 months weather

    Let me find you!

    I won't spam. Promise. As I hate spams, too!
    2,340FansLike
    1,410FollowersFollow
    540FollowersFollow
    255SubscribersSubscribe

    Let's Explore Together!

    From wildlife encounters, underwater, and mountain, to cultural festivals. If this sounds like something you want to do, join us on a tour for the adventure of a lifetime!

    You May Also Like